Kemendikdasmen Tegaskan Pendaftaran TKA SMA Sederajat 2026 Opsional

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa partisipasi dalam Tes Kemampuan Akademik jenjang SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2026 bersifat opsional bagi peserta didik, seperti dilansir dari Detikcom pada Kamis (20/8/2026).

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian tersebut bukan menjadi penentu kelulusan. Tes ini dirancang sebagai sarana pemetaan untuk mengetahui tingkat kemampuan akademik siswa pada mata pelajaran tertentu.

"Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan," kata BKPDM Kemendikdasmen.

Pihak kementerian mengimbau agar para siswa yang merasa belum siap tidak memaksakan diri untuk mendaftar ujian ini.

"Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut," kata BKPDM Kemendikdasmen.

Bagi siswa yang mendaftar, hasil ujian ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk keperluan seleksi masuk perguruan tinggi, baik melalui jalur SNBP maupun seleksi mandiri.

"Namun, perlu diingat kalau kamu memilih ikut, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya! TKA ini hadir untuk memotivasi kamu meningkatkan capaian akademik," kata BKPDM Kemendikdasmen.

Dalam pelaksanaannya, ujian akademik ini digabungkan secara langsung dengan Asesmen Nasional untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas tes. Penggabungan ini berdampak pada penentuan peserta Asesmen Nasional yang kini diambil dari pendaftar ujian tersebut, bukan lagi melalui sampel dari pemerintah pusat.

"Jadi siapa pun murid yang mendaftar menjadi peserta TKA, maka otomatis menjadi peserta Asesmen Nasional. Artinya, tidak ada lagi sampel Asesmen Nasional dari pusat, melainkan siswa kelas 6, 9, dan 12 yang mendaftar TKA," kata Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen.

Meskipun bersifat opsional bagi murid, sekolah yang tidak memiliki peserta tes berisiko tidak menerbitkan Rapor Pendidikan pada tahun 2027. Sekolah yang jumlah pendaftarnya berada di bawah standar sampel juga akan menerima status Rapor Pendidikan yang tidak memadai.

"Namun ingat, tetap ini tidak menjadikan TKA wajib diikuti di level murid," kata Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen.

Proses pendaftaran ujian dibuka mulai 27 Juli hingga 27 September 2026. Tahapan dilanjutkan dengan simulasi pada 21–27 September 2026, gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026, pelaksanaan utama pada 26 Oktober–8 November 2026, ujian susulan pada 16–29 November 2026, serta pengumuman hasil pada 23 Desember 2026.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow