Pemerintah Rusia Tambah Kuota Beasiswa Kuliah Gratis Mahasiswa Indonesia
Pemerintah Federasi Rusia menambah kuota beasiswa untuk mahasiswa Indonesia menjadi 300 kursi pada tahun 2026 ini guna memberikan peluang pendidikan tinggi secara gratis. Informasi peningkatan alokasi tersebut disampaikan dalam acara Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) Day di Jakarta pada Selasa (16/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Jumlah kuota baru tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 yang menyediakan 250 kursi. Alokasi 300 beasiswa tahun ini terbagi secara spesifik untuk tiga jenjang pendidikan, meliputi 200 beasiswa program sarjana, 80 program magister, dan 20 program doktoral.
Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, Andrey Omelchuk menjelaskan bahwa warga negara asing memiliki kesempatan luas untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa biaya di Rusia. Proses penerimaan mahasiswa baru tersebut mulai dibuka pada Juni 2026 melalui situs kampus, platform Ru.ID, atau panitia universitas.
"Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis, dan kesempatan ini dimanfaatkan secara aktif oleh para mahasiswa," ucap Andrey Omelchuk, Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia.
Para pendaftar dapat memilih dua jalur formal yang tersedia, yaitu melalui kuota langsung Pemerintah Federasi Rusia atau skema kompetisi olimpiade. Jalur olimpiade ini ditujukan bagi para pemenang dan peraih posisi runner-up, baik tingkat internasional maupun yang diselenggarakan universitas Rusia.
"Tahun lalu kami meluncurkan program hibah baru untuk mendukung para calon mahasiswa berbakat. Para pemenang dan peraih posisi runner-up dalam Olimpiade Internasional Open Doors mendapatkan paket dukungan yang lebih luas, yang mencakup tidak hanya pembebasan biaya kuliah dan beasiswa, tetapi juga biaya perjalanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan," jelas Andrey Omelchuk, Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia.
Saat ini tercatat ada sekitar 400 ribu mahasiswa internasional yang menempuh studi di Rusia, dengan 500 orang di antaranya merupakan mahasiswa asal Indonesia. Sebagian besar mahasiswa Indonesia memilih bidang studi hubungan internasional, manajemen, kedokteran, minyak dan gas, serta jurusan teknis seperti ilmu komputer dan teknologi informasi.
Lulusan perguruan tinggi Rusia memperoleh keuntungan berupa peluang kerja di lebih dari 180 negara. Selain itu, ijazah yang diterbitkan telah disetarakan sehingga diakui secara resmi di Indonesia tanpa memerlukan prosedur verifikasi tambahan yang rumit.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov menegaskan bahwa peningkatan kuota ini merupakan bentuk apresiasi atas optimalnya pemanfaatan beasiswa oleh para mahasiswa Indonesia pada tahun sebelumnya.
"Tahun lalu Indonesia memperoleh kuota 250 beasiswa pemerintah Rusia. Karena pemanfaatannya optimal, kuota tersebut kami tingkatkan menjadi 300 tahun ini dan kami berharap dapat meningkat lagi," ungkap Sergei Tolchenov, Duta Besar Rusia.
Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia menyatakan terus berupaya memastikan seluruh mahasiswa asing dapat fokus pada studi mereka dan merasa nyaman selama tinggal di sana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow