SMA Labschool Kebayoran Panggil Barber Rapikan Rambut Siswa Baru

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Labschool Kebayoran diisi dengan berbagai kegiatan unik untuk menyambut murid baru. Dilansir dari Detikcom, momen ini dimanfaatkan untuk mengenalkan seluruh seluk-beluk sekolah, termasuk peraturan tata tertib yang berlaku.

Pelaksanaan MPLS di sekolah ini berpedoman pada Permendikdasmen 12/2026 tentang MPLS. Pihak SMA Labschool Kebayoran juga menerbitkan panduan khusus yang mengatur seluruh aktivitas serta atribut yang wajib dikenakan oleh para siswa baru.

Wakil Ketua OSIS SMA Labschool Kebayoran, Tibiadzka Keiko, menjelaskan bahwa aturan mengenai atribut siswa baru telah ditetapkan oleh sekolah. Sejak hari pertama, ketentuan dalam tata tertib langsung diterapkan secara tegas, termasuk mengenai kerapian rambut.

"Biasanya tuh rambut tuh, minimal gak boleh lewat alis ya kan, terus kalau cewek kebanyakan harus diikat rambutnya. Tapi itu aja sih maybe, emang kebanyakan tuh soal seragam, soal kerapihan," ujarnya di SMA Kebayoran Jakarta, Senin (13/7/2026).

Saat siswa baru tiba di sekolah, pihak panitia menemukan banyak murid yang belum mematuhi aturan standar rambut tersebut. Akibatnya, para siswa yang melanggar harus menerima konsekuensi langsung dari pihak sekolah.

Tindakan pendisiplinan ini dilakukan secara terukur. Ketua MPK SMA Labschool Kebayoran, Andhika Bramantyo, mengungkapkan bahwa sekolah memanggil tukang cukur rambut profesional atau barber ke lokasi untuk merapikan rambut murid yang melanggar.

"Sekolah tuh manggil barber. Jadi dirapihin langsung gitu. Jadi siswanya juga yang tidak menaati aturan juga harus diperlakukan konsekuensi kan, tapi sekali lagi konsekuensinya juga masih enak lah. Soalnya kan sama barber gitu, gak dicukur pitak gitu kan," sebutnya.

Langkah ini diambil bukan sebagai bentuk perpeloncoan, melainkan sebagai pengingat agar murid baru senantiasa menaati aturan. Murid juga menerima materi dari Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan mengenai aturan tata tertib dan atribut resmi.

"Itu juga kita dijelasin banget soal apa yang boleh dan gak boleh, dan kalaupun kita melakukan kesalahan, pasti kita disosialisasi soal surat keterangan atau surat peringatan," imbuh Tibiadzka.

Rangkaian Kegiatan MPLS

Kegiatan MPLS di SMA Labschool Jakarta dijadwalkan berlangsung selama lima hari dengan berbagai agenda. Dua murid baru, Sandrina Emily Damanik dan Qayz Algebra, menyatakan antusiasme mereka dalam mengikuti rangkaian acara tersebut.

Sandrina mengaku sangat menantikan agenda pada hari kelima yang akan dilaksanakan pada Jumat, (17/7/2026). Kegiatan penutup tersebut bakal diselenggarakan di luar area lingkungan sekolah.

"Hari kelima itu kita ada field trip, kita akan ke sebuah taman, kita akan ada penutup acara juga di situ, kita ada talent show, kita ada beberapa kegiatan di sana. Jadi itu cukup menjadi highlight untuk aku," ungkapnya.

Sementara itu, Qayz juga menantikan kegiatan luar ruangan di hari kelima serta aktivitas olahraga yang dijadwalkan pada hari kedua dan ketiga.

"Untuk Selasa-Rabu itu kami akan bermain olahraga, dan saya sendiri bermain basket dan teman-teman saya dan ada teman dekat saya juga main-main. Dan untuk hari Jumat kami akan pergi ke Taman Nasional dan kami akan visit beberapa (tempat), dan juga ada pentas seni," ceritanya.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed