UAD Buka Rekrutmen Dosen dan Tendik Tetap 2026
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuka penerimaan pegawai baru untuk posisi dosen serta tenaga kependidikan (tendik) tetap. Dilansir dari Detikcom, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi rekrutmen.uad.ac.id yang beroperasi hingga 10 Agustus 2026.
Kesempatan karir di perguruan tinggi yang berlokasi di Yogyakarta ini mencakup alokasi satu orang untuk setiap posisi yang dibuka. Jenjang kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan berkisar mulai dari lulusan Diploma 4 (D4), Sarjana (S1), hingga Magister (S2).
Formasi akademisi yang dibuka meliputi posisi Dosen S1 Hukum dan Dosen S1 Kedokteran. Calon pelamar dosen diwajibkan memenuhi sejumlah kriteria umum dan khusus yang telah ditetapkan panitia rekrutmen.
Persyaratan Umum Dosen Tetap
Pelamar posisi dosen harus berstatus Warga Negara Indonesia serta mengantongi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) yang dibuktikan melalui dokumen pemindaian. Dokumen pendukung seperti curriculum vitae (CV) dan surat lamaran kerja wajib diunggah saat pendaftaran.
Kandidat tidak boleh menjadi pengurus partai politik maupun organisasi yang berafiliasi dengan parpol atau memiliki bidang kegiatan yang sama dengan Muhammadiyah. Rekam jejak pidana juga menjadi poin krusial, di mana pelamar harus melampirkan SKCK yang masih berlaku sebagai bukti tidak pernah dihukum penjara.
Persyaratan integritas lainnya mencakup riwayat pekerjaan, di mana pelamar tidak boleh pernah diberhentikan secara tidak hormat. Surat keterangan sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba wajib dikeluarkan oleh RS UAD atau RS PKU Tipe C dengan masa berlaku maksimal satu tahun.
Pelamar yang sedang terikat hubungan kerja sebagai calon pegawai, pegawai tetap, maupun pegawai kontrak di UAD atau instansi luar tidak diperkenankan mendaftar. Pelamar juga dipersyaratkan belum memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
Dari segi akademis, pendaftar minimal bertitel lulusan S2 dari perguruan tinggi berakreditasi A, Unggul, atau setara. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal yang ditetapkan adalah 3,50 pada skala 4,00.
Batas usia maksimal pendaftar dihitung per tanggal 3 September 2026. Patokan umur paling tinggi untuk formasi Dosen Hukum berada di angka 35 tahun, sedangkan formasi Dosen Kedokteran dibatasi hingga umur 45 tahun.
Kualifikasi Khusus Dosen S1 Hukum
Formasi Hukum Internasional mengharuskan pelamar berlatar belakang Sarjana Hukum (S1) dan berpendidikan Magister (S2) Hukum Internasional, atau berpendidikan Doktor (S3) Hukum Internasional. Penguasaan kompetensi tambahan di bidang hukum perdata internasional menjadi nilai mutlak.
Formasi Hukum Tata Negara mensyaratkan kualifikasi Magister (S2) atau Doktor (S3) di bidang hukum tata negara. Kandidat diharapkan menguasai kompetensi tambahan meliputi sosiologi hukum, pengantar ilmu hukum, pengantar hukum Indonesia, analisis hukum dan sosial, serta filsafat hukum.
Formasi Hukum Perdata mewajibkan kelulusan S2 di bidang hukum perdata atau S3 hukum tata negara. Area kompetensi tambahan yang dibutuhkan mencakup sosiologi hukum, pengantar ilmu hukum, pengantar hukum Indonesia, dan analisis hukum dan sosial.
Kualifikasi Khusus Dosen S1 Kedokteran
Alokasi pengajar di program studi S1 Kedokteran ditujukan bagi dokter spesialis di beberapa bidang medis. Spesialisasi yang dibutuhkan meliputi Dokter Spesialis Gizi Klinik (Sp.GK), Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.DVE), serta Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR).
Kebutuhan tenaga pengajar medis ini juga dibuka untuk lulusan Dokter Spesialis Saraf/Neurologi (Sp.S/Sp.N) serta Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG).
Formasi dan Kualifikasi Tenaga Kependidikan Tetap UAD 2026
Rekrutmen sektor tenaga kependidikan (tendik) menyediakan formasi Administrasi K3, Sistem Administrator, Administrasi Perkantoran Umum, serta Administrasi Perkantoran Kerjasama Internasional.
Persyaratan Umum Tenaga Kependidikan
Calon tendik dipersyaratkan belum memiliki NUPTK maupun Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK). Pelamar berlatar pendidikan D4 atau S1 dengan patokan usia maksimal 27 tahun pada 3 September 2026.
Standar akademis menentukan batas IPK minimal 3,25 dari skala 4,00. Kemampuan bahasa internasional sekurang-kurangnya pasif dalam salah satu bahasa resmi PBB, serta mahir menjalankan perangkat komputer.
Panitia seleksi memberikan keutamaan bagi pendaftar yang telah memiliki pengalaman kerja di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan sebelumnya.
Kualifikasi Khusus Tenaga Kependidikan
Posisi Administrasi K3 diperuntukkan bagi lulusan S1 Kesehatan Masyarakat yang menguasai aplikasi perkantoran digital seperti Ms Office atau Google Workspace. Pelamar wajib memiliki sertifikat Ahli K3 Umum dari Kemnaker, menguasai inspeksi K3, manajemen kesehatan lingkungan, sistem tanggap darurat, serta mampu melakukan crowd control dan komunikasi publik secara teliti dan disiplin.
Posisi Sistem Administrator membutuhkan lulusan S1 Teknik Informatika atau Sistem Informasi dengan pengalaman minimal dua tahun di bidang infrastructure engineer atau system administrator. Pelamar dituntut memiliki kemampuan pemecahan masalah gangguan sistem, sanggup bersiaga saat kondisi kritis (on-call), menguasai scripting atau automation tools seperti Bash, Python, atau Ansible, serta diutamakan mengantongi sertifikasi relevan seperti VCP, RHCSA/RHCE, Nutanix NCP, OpenShift, atau Rubrik Certification.
Posisi Administrasi Perkantoran Umum terbuka untuk lulusan S1 semua jurusan yang memiliki integritas, ketelitian, dan kedisiplinan. Persyaratan teknis mencakup keahlian menyusun administrasi perkantoran, pengolahan data, pengoperasian sistem informasi, komunikasi yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Posisi Administrasi Perkantoran Kerjasama Internasional mensyaratkan penguasaan aplikasi perkantoran digital dan kemampuan bahasa Inggris tertulis yang kuat. Bukti keahlian bahasa ditunjukkan melalui sertifikat resmi dengan standar minimal IELTS 5,5, Duolingo English Test 85, atau TOEFL/ADEPT (Ahmad Dahlan English Proficiency Test) sebesar 475.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow