Wamendiktisaintek Wajibkan Siswa Sekolah Garuda Transformasi Berkontribusi Nyata

Smallest Font
Largest Font

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mewajibkan seluruh siswa program Sekolah Garuda Transformasi untuk memberikan sumbangsih nyata kepada lingkungan sekitar setiap tahun tanpa perlu menunggu kelulusan. Kewajiban tersebut disampaikan Stella saat menghadiri Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Grha Diktisaintek, Jakarta, pada Kamis (9/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Program ini memiliki ketentuan yang berbeda dengan skema penerimaan beasiswa pemerintah lainnya, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atau Beasiswa Garuda, karena kontribusi para siswa sekolah ini dapat dimulai sejak mereka masih aktif menempuh pendidikan.

"Untuk mereka yang berasal dari Sekolah Garuda Transformasi, kalian diwajibkan sebagai laskar Garuda setiap tahunnya memberikan sesuatu yang konkret. Jadi jangan menunggu sampai lulus tetapi setiap tahunnya memberikan suatu yang konkret," ucap Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Stella menjelaskan bahwa kontribusi nyata dari para siswa tersebut dapat diawali dari lingkup terkecil, seperti di dalam lingkungan sekolah mereka sendiri atau masyarakat sekitar. "Apakah ini dengan memberikan memberikan arahan dan bimbingan kepada adik kelasnya di sekolahnya, memberikan mungkin ceramah, lecture tentang yang kalian pelajari di perguruan tinggi top tersebut. Banyak sekali yang bisa kalian verikan," ungkap Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sumbangsih berkala ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan kualitas sumber daya manusia di Indonesia secara berkelanjutan. "Setidaknya sekali setahun itu bisa kalian sumbangkan kembali, untuk memajukan Indonesia ini," sambung Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selain menjalankan program di sekolah masing-masing, para siswa Sekolah Garuda Transformasi juga mendapatkan pengayaan penguatan karakter yang meliputi kemampuan adaptabilitas, kepemimpinan, dan resiliensi. Kurikulum program ini turut mencakup penguatan riset kolaboratif, pembelajaran di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta eksposur langsung terhadap sistem pembelajaran di perguruan tinggi terbaik dunia. Untuk mendukung persiapan melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri melalui Beasiswa Garuda, para siswa diberikan pembekalan intensif menghadapi Scholastic Aptitude Test (SAT), IELTS, hingga tes bahasa asing nonserumpun sesuai negara tujuan.

Para peserta program juga dilatih dalam menyusun portofolio, membangun personal branding, serta menulis esai personal statement sebagai syarat pendaftaran kampus global.

Sekolah Garuda Transformasi dirancang sebagai program peningkatan mutu bagi satuan pendidikan yang telah memiliki potensi unggul guna mencetak SDM berdaya saing global demi mendukung visi Indonesia Emas 2045. Terdapat puluhan sekolah yang tercatat telah bergabung dalam program pembinaan ini hingga tahun 2026, yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Daftar sekolah yang bergabung sejak tahun 2026 meliputi SMA Fatih Bilingual School, SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, SMA IT Harapan Mulia, SMAS Kharisma Bangsa, SMA Labschool Cirendeu, MAS Ibad Ar Rahman, SMAN CMBBS, MAN 4 Jakarta, SMAN 28 Jakarta, SMA Labschool Jakarta, SMAN 8 Jakarta, dan SMA Labschool Kebayoran.

Selain itu, terdapat pula Sekolah Menengah Atas Pribadi Bandung, SMA Islam Al Azhar 24, SMA Dwiwarna Boarding School, SMA Islam Terpadu As-Syifa Boarding School Wanareja, SMAS Insan Cendekia Al Kausar, SMAS Darul Hikam Internasional, Sekolah Menengah Atas Kesatuan Bangsa, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, dan SMAS Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Institusi lain yang terdaftar adalah SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, SMA Semesta, SMA Negeri 3 Semarang, SMA QT Yanbuul Quran 1, MAN 2 Kota Malang, SMAS Al Hikmah Surabaya, SMA Nasional KPS, SMAS Golden Gate, serta SMAN 5 Parepare.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow