Australia Setujui Sistem Undian untuk Visa Liburan Kerja WNI

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Australia menyetujui usulan Pemerintah Indonesia untuk menerapkan sistem undian dalam pengajuan Working Holiday Visa (WHV) guna meningkatkan keadilan dan transparansi bagi para peminat, Rabu (15/7/2026).

Dilansir dari Detikcom, langkah ini diambil setelah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia mengusulkan perubahan sistem demi menghapus hambatan birokrasi, mengingat tingginya minat warga negara Indonesia (WNI) terhadap program ini.

Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Matt Thistlethwaite, memberikan penjelasan mengenai respons positif negaranya terhadap rekomendasi yang diajukan oleh pihak imigrasi Indonesia tersebut.

"Direktur Jenderal dari Departemen Pemerintahan Anda juga menyarankan undian untuk membuat sistem lebih adil, dan untuk menghilangkan kebutuhan untuk surat dukungan juga. Kami pikir itu adalah rekomendasi yang cocok dan kami sedang mencari implementasi usulan sistem undian itu untuk menghilangkan kebutuhan surat dukungan. Itu akan menghilangkan beberapa hambatan yang kita miliki dalam sistem dan membuat sistem jauh lebih adil," ujar Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwite di Kedubes Australia Jakarta.

Keputusan resmi mengenai persetujuan tersebut ditegaskan kembali dalam kesempatan yang sama untuk memperjelas posisi pemerintah Australia terkait usulan mekanisme baru ini.

"Ya, kami mendukung usulan yang disarankan oleh Dirjen Anda," jawab Thistlethwite.

Mekanisme undian elektronik ini membutuhkan waktu untuk diimplementasikan oleh Departemen Luar Negeri Australia, sehingga jadwal pasti pelaksanaannya belum dapat diumumkan.

"Membuat sistem undian membutuhkan waktu. Sistem undian elektronik agar adil. Departemen Luar Negeri kami sedang mengimplementasikan itu.

Saya tidak bisa memberi Anda jadwal tertentu saat ini. Tapi segera kami akan beritakan kepada Indonesia tentang perubahan itu. Kami akan memberikan tanggalnya saat sistem baru akan dimasukkan.

Jadi nanti akan jadi perhatian dan orang akan dapat bersiap-siap untuk sistem yang baru," ujar dia.

Sistem baru ini nantinya akan menghapus syarat Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV) yang dikeluarkan oleh Ditjen Imigrasi Indonesia.

Selain perubahan sistem, pemerintah Australia juga mengonfirmasi adanya kenaikan tarif visa, meskipun kuota tahunan untuk WNI tetap dipertahankan sebanyak 5.000 orang per tahun.

"Ya, charge fee Working Holiday Maker Visa akan meningkat. Tapi Working Holiday adalah program pertukaran budaya. Kami memiliki peningkatan minat besar dari orang Indonesia.

Dan Indonesia memiliki jumlah 5.000 setiap tahun untuk orang Indonesia yang sama tingginya dengan China. Jadi, jumlah posisi yang sama setiap tahun akan dipertahakankan untuk Indonesia. Dan itu adalah pertukaran budaya yang sangat penting," ujar dia.

Per 1 Juli 2026, tarif permohonan pertama WHV naik dari AUD 670 menjadi AUD 840, sedangkan visa perpanjangan menjadi AUD 1.000. Kenaikan juga berlaku untuk visa pelajar menjadi AUD 2.500, namun bagi pelajar Indonesia dan ASEAN hanya naik menjadi AUD 2.050.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow