BMKG Prediksi El Nino Aktif Mulai Pertengahan 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan fenomena El Nino akan mulai melanda Indonesia pada pertengahan tahun 2026. Kondisi tersebut diperkirakan memicu penurunan intensitas curah hujan secara signifikan di berbagai wilayah tanah air.

Potensi kemunculan anomali iklim ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers daring mengenai perkembangan musim kemarau yang dilansir dari Detikcom pada Rabu (10/6/2026).

"Prediksi El Nino yang terjadi mulai pertengahan tahun 2026 dengan peluang intensitas El Nino pada kategori moderat sebesar 98% dan kategori kuat sebesar 62%," jelas Teuku Faisal, Kepala BMKG.

Pihak BMKG memperkirakan durasi gangguan iklim ini akan berlangsung cukup lama. Dampak kekeringan yang dibawa oleh fenomena suhu muka laut tersebut diproyeksikan tidak hanya terjadi selama musim kemarau, tetapi melintasi pergantian tahun.

"Fenomena El Nino telah kita ketahui bersama menyebabkan penyimpangan iklim di berbagai belahan dunia, tidak hanya di Indonesia, termasuk juga di wilayah lainnya di dunia dengan pola dan periode dampak yang berbeda-beda," terang Ardhasena Sopaheluwakan, Deputi Bidang Klimatologi BMKG.

Menurut penjelasan Ardhasena, El Nino memiliki karakteristik dampak yang kuat pada kawasan tropis. Di wilayah Indonesia, fenomena ini menekan pertumbuhan awan hujan sehingga memicu kondisi cuaca yang jauh lebih kering sepanjang periode Juni hingga Januari, meskipun wilayah Indonesia sebenarnya mulai memasuki musim hujan pada akhir Oktober.

Dampak penurunan curah hujan akibat El Nino dipastikan meluas ke skala internasional, seperti melanda Brasil, subkontinen Asia, hingga wilayah selatan benua Afrika.

"Bisa kita lihat juga di belahan bumi lain mengalami tanda-tanda kenaikan curah hujan akibat El NIno," ungkap Ardhasena.

Kondisi yang bertolak belakang di belahan bumi lain tersebut menunjukkan bahwa anomali cuaca ini memiliki pengaruh yang bersifat masif di tingkat global.

"Ini memberikan informasi bahwa dampak El Nino itu global. Oleh karena itu jika juga menyimak di berbagai macam media dari negara lain, concern terhadap kejadian El Nino yang berpeluang terjadi pada 2026," imbuh Ardhasena.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow