Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II
Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II tahun ini masih dibuka bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi. Program pembiayaan ini memfasilitasi perkuliahan untuk jenjang sarjana secara penuh beserta tunjangan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Kesempatan ini tersedia hingga batas akhir pada 25 Juni 2026 mendatang.
Dikutip dari Detikcom, program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai instrumen penguatan ekosistem sains serta teknologi domestik. Pilihan bidang studi yang dibuka dalam program ini cukup beragam. Para penerima dana bantuan dapat menempuh pendidikan pada rumpun kesehatan, energi, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi industri, material dan manufaktur maju, hukum dan kebijakan publik, hingga sektor bisnis dan ekonomi.
Para pendaftar difasilitasi untuk memilih hingga tiga institusi pendidikan tinggi. Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) telah menetapkan daftar universitas yang dapat dipilih oleh peserta.
Opsi destinasi kampus tersebut meliputi satu universitas di wilayah Amerika atau Kanada, satu kampus di Eropa, satu institusi di Australia, serta satu pilihan di Asia. Selain itu, pendaftar juga diperbolehkan memilih dua perguruan tinggi di dalam negeri yang menyediakan program gelar bersama atau gelar ganda.
Komponen Pendanaan Beasiswa Garuda Gelombang II
Penerima dana Beasiswa Garuda Gelombang II akan mendapatkan jaminan biaya pendidikan utama. Komponen ini mencakup biaya pendaftaran, biaya SPP atau tuition fee, serta tunjangan untuk pembelian buku.
Selain pembiayaan pokok, penyelenggara menyediakan dana pendukung operasional untuk para awardee. Fasilitas tersebut berupa biaya transportasi, pengurusan aplikasi visa, asuransi kesehatan, tunjangan kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga dana darurat untuk situasi force majeure.
Agenda Pelaksanaan Seleksi
Proses seleksi dari awal hingga pengumuman akhir dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Seluruh tahapan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan lini masa resmi dari kementerian.
| Tahapan Seleksi | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|
| 25 Mei - 25 Juni 2026 | 25 Juni - 10 Juli 2026 |
| 15 - 30 Juli 2026 | 5 Agustus 2026 |
Mekanisme Wawancara Penempatan
Penyelenggara akan mengadakan tahapan wawancara penempatan setelah pengumuman hasil penetapan kelulusan Beasiswa Garuda Sarjana. Sesi wawancara daring ini berfungsi sebagai instrumen pengambilan keputusan final untuk menetapkan universitas dan program studi tujuan.
Keikutsertaan dalam sesi ini bersifat wajib, dan peserta yang absen akan langsung dinyatakan gugur. Apabila panitia menemukan ketidaksesuaian antara berkas administrasi atau hasil Tes Bakat Skolastik dengan sesi wawancara, tim penguji berwenang mengalihkan tujuan kampus maupun prodi penerima.
Ditjen Saintek juga memiliki otoritas menempatkan mahasiswa pada perguruan tinggi mitra Kemdiktisaintek untuk mengoptimalkan output program. Seluruh proses pendaftaran dan keberangkatan ini dialokasikan untuk masa perkuliahan intake 2026/2027, dengan kelonggaran penundaan paling lama satu tahun.
Persyaratan Berkas Administrasi
Calon pendaftar diwajibkan mengunggah kelengkapan dokumen sebagai syarat mutlak penilaian. Berkas utama meliputi biodata diri, kartu identitas seperti KTP, KIA, atau paspor, serta personal statement pada formulir digital. Pendaftar harus melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing yang masih berlaku.
Untuk universitas luar negeri, syarat minimal berupa IELTS 6.5 (masing-masing band minimal 6.0), TOEFL IBT 80, atau PTE Academic 58. Untuk tujuan domestik, syarat minimalnya adalah IELTS 6.0, TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 61, atau PTE Academic 50.
Bagi pelamar tujuan luar negeri yang menggunakan bahasa resmi PBB selain Inggris, wajib menyertakan sertifikat kompetensi khusus. Persyaratan tersebut meliputi minimal B2 untuk bahasa Prancis, B1 untuk bahasa Spanyol, HSK 4 dengan minimal 180 poin untuk bahasa China, N3 untuk bahasa Jepang, serta C1 untuk bahasa Jerman. Persyaratan dokumen akademik dan pendukung lainnya meliputi salinan nilai rapor semester 1-5 format PDF, surat keterangan eligibilitas SNBP dari kepala sekolah, serta surat rekomendasi.
Pelamar juga wajib menyertakan sertifikat skor Tes IQ minimal 110 dari lembaga psikologi perguruan tinggi terakreditasi minimal Baik Sekali, dengan masa berlaku maksimal dua tahun. Dokumen kesehatan yang harus dipenuhi mencakup surat keterangan jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah yang menegaskan pemeriksaan buta warna serta bebas cacat. Pendaftar juga wajib menyertakan surat keterangan bebas narkoba dari instansi berwenang resmi.
Pendaftar dapat melampirkan sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan perolehan skor minimal 1.170. Jika belum memiliki sertifikat tersebut atau skor belum memenuhi batas, peserta diwajibkan mengikuti Tes Bakat Skolastik yang diselenggarakan oleh kementerian.
Bukti prestasi non-akademik dapat disertakan berupa sertifikat capaian tiga tahun terakhir dalam satu file PDF, atau bukti pernah menjabat ketua OSIS melalui surat keputusan kepala sekolah. Untuk pelamar disabilitas, wajib melampirkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah atau puskesmas serta surat izin orang tua bermeterai Rp10.000. Kelengkapan data ekonomi keluarga juga menjadi syarat lampiran bagi pendaftar. Dokumen tersebut mencakup scan kartu bantuan sosial seperti PIP atau KJP yang terdaftar di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua, rekening koran tiga bulan terakhir, serta bukti pembayaran listrik tiga bulan terakhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow