Pemerintah Dialokasikan Anggaran Pendidikan Rp820 Triliun pada 2027
Pemerintah merancang alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam RAPBN 2027 guna mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana strategis tersebut dalam rapat paripurna DPR RI pada Kamis (27/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Percepatan peningkatan kualitas pendidikan antara lain dengan pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi, percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah, serta peningkatan kualitas pembelajaran melalui Makan Bergizi Gratis," jelas Purbaya dalam rapat paripurna DPR RI ke-3 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027 tersebut.
Pemerintah menetapkan belanja negara dialokasikan sebesar Rp4.097,2 triliun dengan target pendapatan negara mencapai Rp3.426,0 triliun untuk mendukung agenda pembangunan nasional di tengah gejolak ekonomi global.
"Belanja negara dialokasikan sebesar Rp 4.097,2 triliun. Pendapatan negara ditergetkan mencapai Rp 3.426,0 triliun," kata Purbaya.
Alokasi anggaran pendidikan ini memenuhi amanat konstitusi yang mengharuskan penetapan dana pendidikan minimal 20 persen dari APBN.
"Sesuai dengan Undang-Undang 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN dan nota keuangan tahun anggaran 2027 pada Jumat (14/8/2026).
Anggaran sebesar Rp820,9 triliun tersebut mencakup distribusi target penerima manfaat untuk berbagai program prioritas nasional sebagai berikut:
| Program Pendidikan | Target Penerima / Alokasi |
|---|---|
| Program Indonesia Pintar (PIP) | 22,1 juta siswa |
| Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah | 1,1 juta mahasiswa |
| Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-PNS | 1,3 juta guru |
| Makan Bergizi Gratis (MBG) | 60,6 juta penerima |
| Sekolah Unggul Garuda | 7 unit pembangunan |
| Renovasi Sekolah dan Madrasah | 12.215 satuan pendidikan |
| Sekolah Rakyat | 100 pembangunan & 166 operasional |
| Bantuan Operasional Sekolah (BOS) | 54,2 juta siswa |
| BOP PAUD | 6,3 juta peserta didik |
| TPG ASN Daerah | 1,7 juta guru |
| Tambahan Penghasilan Guru ASN Daerah | 20,7 ribu guru |
| BOP Museum dan Taman Budaya | 148 unit |
| Beasiswa LPDP | Tersedia |
Kebijakan pendidikan pada 2027 juga memprioritaskan pemerataan akses melalui PIP dan KIP Kuliah, penyediaan prasarana pendukung, serta pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow