Revitalisasi SMAN 8 Kupang Berhasil Ubah Suasana Belajar Siswa

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Proses pembelajaran di SMAN 8 Kupang kini mengalami perubahan total setelah gedung sekolah tersebut selesai direvitalisasi oleh pemerintah. Fasilitas ruang kelas yang sebelumnya rusak dan kotor telah diperbaiki menjadi lebih bersih dan representatif.

Siswa kelas 11 SMAN 8 Kupang, William Evan Gabriello Sosi, mengungkapkan bahwa kondisi fisik bangunan lama sangat memengaruhi fokus belajarnya. Tembok yang retak, cat mengelupas, serta suasana kotor kerap mengganggu konsentrasi saat menerima materi pelajaran.

"Kalau sebelumnya itu temboknya, catnya klentek-klentek (terkelupas) atau retak-retak. Terus suasananya juga mungkin kotor gitu loh," kata William saat ditemui dalam Kunjungan Jurnalistik Kementerian Komunikasi dan Digital di SMAN 8 Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/7/2026), dikutip dari Detikcom.

Pemerintah mengucurkan dana revitalisasi sebesar Rp 1,2 miliar untuk pembangunan empat ruang kelas baru di SMAN 8 Kupang. Kehadiran fasilitas anyar ini langsung berdampak positif pada kenyamanan dan kerapian lingkungan belajar murid.

"Sekarang jadi lebih bersih, enak dilihat. Temboknya juga sudah rapi, catnya juga lebih aman, jadi nyaman buat setiap murid," tuturnya.

Perubahan signifikan ini turut dirasakan oleh Syahrini Rismayanti Said, siswa kelas 12. Ia menyambut positif pembenahan sarana gedung yang dinilainya mampu menunjang kegiatan belajar-mengajar secara optimal.

"Banyak perubahan ya, karena adanya gedung tersebut, kita bisa belajar dengan baik karena semuanya kan sudah direnovasi," kata Syahrini.

Selain perbaikan fisik, kepadatan jumlah murid di dalam kelas kini berkurang secara drastis. Jika sebelumnya satu ruangan diisi lebih dari 40 orang, kini kapasitasnya dipangkas menjadi sekitar 30 siswa saja.

Siswa kelas 12 lainnya, Nonia, mengaku kini bisa belajar dengan ruang gerak yang lebih lega. Ruangan yang tidak lagi sesak dan bising membuatnya dapat berkonsentrasi penuh selama proses pembelajaran.

"Kadang bosan karena terlalu ribut, kalau sekarang sudah santai," katanya.

Nonia menambahkan bahwa ruang kelas saat ini sudah dilengkapi dengan bangku baru serta fasilitas papan interaktif yang membuat suasana kelas menjadi jauh lebih menyenangkan.

"Bangku-bangkunya juga sudah kembali bagus," katanya.

Harapan Fasilitas Tambahan

Kendati mengapresiasi bantuan revitalisasi dari pemerintah, para siswa berharap ada pembenahan lanjutan di area lingkungan sekolah. Mereka menginginkan penataan lahan kosong yang saat ini masih dipenuhi batuan karang.

Di samping itu, William menyampaikan bahwa SMAN 8 Kupang masih memerlukan fasilitas aula mandiri. Selama ini, penggunaan aula masih harus bergantian karena keterbatasan tempat yang juga difungsikan sebagai ruang kelas.

"Harapannya sih mungkin aula. Untuk aula kita mungkin itu masih kurang karena terbatas jadi dipakai pun bergantian dengan murid-murid. Karena itu juga dipakai untuk kelas, jadi lebih susah saja kalau aulanya digabung gitu," pungkasnya.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow