Kemendikdasmen menargetkan 500 SNT hingga 2029

Smallest Font
Largest Font

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menegaskan Sekolah Nasional Terintegrasi berperan sebagai katalisator mutu, dengan target 500 sekolah dibangun bertahap hingga 2029. Pada 2026, 37 SNT akan dibangun dan 17 di antaranya mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Di bawah program SNT yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA, Kemendikdasmen menjadikan pendekatan kurikulum, fasilitas, dan inovasi pembelajaran sebagai nilai unggulan.

Fajar menyatakan keunggulan itu tidak boleh membuat SNT bersifat eksklusif secara sosial karena SNT perlu mendorong pemanfaatan fasilitas oleh sekolah-sekolah sekitar.

"SNT boleh unggul secara kualitas, tetapi secara sosial jangan menjadi sekolah eksklusif. SNT harus menjadi laboratorium, tempat sekolah lain datang, belajar, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia," tuturnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

Ia menambahkan SNT tidak berjalan sendiri, melainkan didesain sebagai pusat peningkatan kompetensi guru, laboratorium pembelajaran, fasilitas bersama, serta pusat pengimbasan praktik baik bagi sekolah sekitar.

"Kami percaya dengan dukungan pemerintah daerah, SNT akan berhasil sebagaimana yang diinginkan Bapak Presiden dan menjadi katalisator untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," sambungnya.

Fajar juga memantau kesiapan SNT Banyumas yang akan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Kemendikdasmen menyatakan akan memastikan program berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk kesiapan sekolah, proses penerimaan murid, dan pembangunan ekosistem pendidikan yang memberi manfaat bagi daerah.

SNT Banyumas disebut memiliki lahan sesuai standar yang ditetapkan, dan Fajar berharap pembangunan fisik dapat dimulai pada Oktober 2026.

Sebelumnya, Kemendikdasmen telah menggelar pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SNT. Setiap SNT membuka kuota 80 siswa baru untuk jenjang SMP dan SMA, dan saat ini masuk tahap Tas Bakat Skolastik.

Fajar menyebut kualitas calon murid SNT cukup baik dengan rasa percaya diri serta tingkat komunikasi yang dinilai baik, sehingga mampu menyampaikan pemikiran kritis saat diberikan pertanyaan.

"Ini menunjukkan putra-putri Banyumas memiliki kompetensi yang sangat baik. Mudah-mudahan juga mencerminkan kekuatan ekosistem pendidikan yang telah tumbuh di Banyumas," tandas Fajar.

Dalam hasil sementara yang diterimanya, capaian calon murid Banyumas menonjol: jenjang SMP berada pada peringkat kedua nasional, sedangkan jenjang SMA berada pada peringkat pertama nasional.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow