Lolos SNBP UGM, Siswa Ini Bagikan Tips Pertahankan Nilai Rapor

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Menjaga konsistensi nilai rapor menjadi salah satu strategi utama untuk memperbesar peluang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pengalaman tersebut dirasakan oleh Nurma, seorang siswa yang berhasil menembus program studi Gizi Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada SNBP 2026, seperti dikutip dari Detikcom. "Kalau strateginya saya fokus ke nilai, mempertahankan nilai, sama meningkatkannya supaya dapat peringkat juga di sekolah," ujar Nurma melalui laman resmi UGM.

Selain fokus pada pencapaian akademik mandiri, para calon peserta perlu memahami kriteria kelayakan atau status eligible agar dapat mendaftar pada jalur ini.

Berdasarkan ketentuan dari laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), penetapan siswa eligible memerlukan pemenuhan sejumlah persyaratan dasar. Syarat utama mencakup kewarganegaraan Indonesia dengan NIK yang valid, serta berstatus sebagai siswa kelas 12 pada tahun berjalan yang memiliki prestasi unggul.

Siswa wajib mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) beserta nilai rapor yang telah diisikan. Bagi pelamar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga, kewajiban mengunggah portofolio menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Calon mahasiswa juga dituntut memiliki kondisi kesehatan yang memadai agar tidak mengganggu proses pembelajaran selama masa studi berlangsung. Persyaratan terakhir menekankan bahwa prestasi akademik siswa wajib memenuhi kriteria khusus yang telah ditentukan oleh masing-masing PTN tujuan.

Sistem Pemeringkatan dan Komponen Seleksi

Kuota siswa eligible yang masuk dalam pemeringkatan sekolah ditentukan secara langsung berdasarkan akreditasi dari masing-masing institusi pendidikan.

Proses kurasi SNBP menilai seluruh mata pelajaran dari semester 1 hingga 5 sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan belajar di jenjang SMA sederajat. Porsi penilaian menggunakan bobot minimal 50 persen untuk nilai rata-rata seluruh mata pelajaran pada rapor siswa. Sisa bobot maksimal 50 persen dialokasikan untuk penilaian mata pelajaran pendukung prodi, pencapaian prestasi, maupun hasil portofolio.

Di sisi lain, keikutsertaan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi syarat penting yang perlu dipersiapkan oleh siswa eligible.

Para siswa yang bersiap menghadapi seleksi SNBP 2027 dianjurkan mengikuti pendaftaran TKA SMA/SMK sederajat yang sedang dibuka saat ini.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow