UNAIR Pertahankan Posisi Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi THE Impact Ratings 2026

Smallest Font
Largest Font

Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Kampus ini sukses mempertahankan posisinya sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Capaian tersebut diraih dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026, seperti dikutip dari Detikcom.

Sistem pemeringkatan THE Sustainability Impact Ratings berfokus pada kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Penilaian ini melibatkan 1.646 perguruan tinggi dari 116 negara. Universitas dinilai berdasarkan empat pilar utama, yaitu riset, tata kelola, jangkauan, dan pengajaran.

Berdasarkan indikator tersebut, UNAIR berhasil menduduki peringkat pertama di tingkat nasional. Sementara di tingkat global, kampus ini mengamankan posisi ke-15 dunia.

Rektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan menyampaikan bahwa capaian ini membuktikan komitmen kuat institusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui aksi nyata.

"Universitas tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai akselerator perubahan yang menghadirkan solusi bagi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).

Pada SDG 3 yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan, UNAIR menempati peringkat pertama di Indonesia dan posisi ke-13 dunia. Kontribusi ini diwujudkan melalui program mahasiswa BBK untuk edukasi stunting.

Selain itu, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga aktif memberikan layanan medis di pulau terpencil. UNAIR juga mengembangkan Vaksin Merah Putih (INAVAC) untuk COVID-19 serta riset obat herbal.

Prestasi menonjol lainnya tercatat pada SDG 1 tanpa kemiskinan, di mana UNAIR menempati peringkat pertama nasional dan kelima dunia. Keberhasilan ini didorong oleh program beasiswa dan pemberdayaan UMKM.

Pada SDG 6 mengenai air bersih dan sanitasi, UNAIR berada di peringkat pertama Indonesia dan ke-11 dunia. Langkah nyata diwujudkan melalui pembangunan akses sanitasi bersih di Gili Iyang dan Agam.

Untuk SDG 13 terkait aksi iklim, kampus ini mengamankan posisi pertama nasional dan ke-86 dunia. Program yang diusung meliputi Airlangga Forum hingga Festival Mangrove.

Sementara pada SDG 2 serta SDG 5, UNAIR menempati peringkat ke-36 dunia. Implementasi dilakukan melalui edukasi gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat bersama UNESCO, serta kebijakan kampus inklusif.

Menurut Madyan, raihan ini mencerminkan konsistensi universitas dalam mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi ke dalam seluruh tata kelola institusi.

"Keberlanjutan bukan lagi agenda tambahan, melainkan bagian dari identitas universitas. Kami percaya bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan pengetahuan sekaligus menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk itu, UNAIR akan terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak pembangunan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed