Asal Usul Kata Sejarah Ternyata dari Bahasa Yunani Kuno dan Ini Faktanya

Smallest Font
Largest Font

Banyak dari kita yang sering menggunakan kata sejarah, namun kerap bingung ketika ditanya mengenai istilah sejarah yang berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu apa dan bagaimana maknanya. Memahami asal usul kata sejarah dari bahasa apa merupakan langkah awal yang krusial bagi siapa saja yang ingin mendalami ilmu ini secara serius.

Dalam praktik edukasi yang sering saya temui, banyak orang salah kaprah dan langsung menyamakannya dengan pohon karena kemiripan bunyi dalam bahasa lain. Padahal, jika kita jelaskan pengertian sejarah secara etimologi, akar kata yang membentuk fondasi ilmiahnya justru berasal dari belahan bumi Eropa kuno, tepatnya Yunani.

Melalui artikel ini, Anda akan dipandu langkah demi langkah untuk memahami esensi kata sejarah, bagaimana para filsuf merumuskannya, hingga cara membedakan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari secara terstruktur.

Untuk memahami konsep ini secara mendalam tanpa terjebak dalam hafalan teks yang membosankan, kita perlu membedah istilah ini dari akar bahasanya terlebih dahulu. Berikut adalah urutan logis untuk memahami istilah sejarah yang sebenarnya.

1. Mengidentifikasi Akar Kata Historia

Langkah pertama adalah mengenali kata aslinya. Istilah sejarah dalam bahasa Yunani berasal dari kata historia, yang memiliki arti belas kasihan, orang pandai, penyelidikan, atau pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian.

Dari pengalaman saya menangani diskusi literasi sejarah, pemahaman kata historia ini sering kali terlewat. Masyarakat lebih familier dengan tanya "apa arti syajaratun dalam bahasa arab?" yang merujuk pada pohon atau silsilah, padahal dalam konteks ilmu pengetahuan modern, serapan dari Yunani inilah yang menjadi cetak biru pengingat masa lalu.

2. Memahami Definisi Berdasarkan Kamus Resmi

Setelah mengetahui akar katanya, kita harus melihat bagaimana istilah ini diadopsi dalam bahasa Indonesia kontemporer. Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata sejarah diturunkan ke dalam tiga pengertian yang baku.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah orang hanya menganggap sejarah sebagai cerita pengantar tidur. KBBI dengan tegas membaginya menjadi tiga koridor utama yang wajib Anda pahami:

  • Asal usul (keturunan) atau silsilah yang menunjukkan garis silsilah keluarga atau raja.
  • Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau, yang menjadi bukti nyata sebuah garis waktu.
  • Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau sebagai sebuah disiplin ilmu.

3. Menelaah Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli

Langkah ketiga adalah memvalidasi pemahaman kita dengan pemikiran para tokoh besar. Ilmu sejarah tidak berdiri sendiri, melainkan dirumuskan oleh para pemikir lintas zaman demi mendapatkan objektivitas ilmiah.

Filsuf ternama, Aristoteles, menyatakan bahwa sejarah adalah suatu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal kemudian tersusun secara rapi dalam bentuk kronologi. Konsep ini menekankan pentingnya urutan waktu agar kita tidak kehilangan arah dalam melihat benang merah masa lalu.

Sementara itu, tokoh nasional M. Yamin menjelaskan bahwa sejarah adalah ilmu pengetahuan yang disusun dari hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan secara nyata. Dua pandangan ini mempertegas apa yang dimaksud dengan sejarah sebagai ilmu, bukan sekadar mitos atau dongeng belaka.

Konsep Dasar Sejarah | SETUMID

Membedakan Jenis-Jenis Sejarah Berdasarkan Ruang Lingkup

Setelah memahami arti kata sejarah secara etimologis dan teoritis, langkah operasional berikutnya adalah memetakan peristiwa-peristiwa tersebut ke dalam kategori yang tepat. Berdasarkan materi dalam buku Sejarah untuk SMA/MA kelas X terbitan Grasindo serta buku Pengantar Ilmu Sosial oleh Ryan Taufika, M.Pd, dkk., sejarah atau historia dapat dibagi menjadi beberapa jenis ruang lingkup.

Pembagian ini sangat penting agar kita bisa membedakan peristiwa secara proporsional. Berikut adalah tabel perbandingan jenis sejarah beserta contoh kasus konkretnya yang terjadi di lapangan:

Perbandingan Jenis Ruang Lingkup Sejarah dan Contoh Peristiwanya
Jenis Ruang Lingkup SejarahFokus Kajian UtamaContoh Kasus Peristiwa Nyata
Sejarah LokalPeristiwa di wilayah geografis terbatasPerlawanan Sultan Hasanuddin melawan Belanda di Makassar
Sejarah NasionalPeristiwa besar yang membentuk satu negaraPergerakan nasional di Cina
Sejarah DuniaPeristiwa berskala internasional berdampak luasPerang Dunia I dan Perang Dunia II
Sejarah GeografiPerkembangan ruang muka bumi dan lingkungan
Sejarah EkonomiSistem perdagangan dan aktivitas finansial kuno

Dari tabel di atas, kita bisa menganalisis dengan jelas perbedaan sejarah lokal dan sejarah nasional serta internasional. Ketika Anda melihat konflik lokal, skalanya terbatas pada tokoh daerah seperti Sultan Hasanuddin di Makassar, sedangkan pergerakan nasional di Cina atau Perang Dunia sudah melibatkan kebijakan makro antardunia.

Melakukan Analisis Konstruksi Sejarah Sebagai Ilmu

Langkah terakhir dalam edukasi praktis ini adalah menempatkan sejarah sebagai sebuah metodologi yang objektif. Menurut referensi ilmiah dalam buku Pendidikan Agama Islam: Berbasis General Education (2022) oleh Enzus Tinianus, Zahratul Idami, dkk., serta buku Sejarah Peradaban Islam oleh Prof. Dr.

H. J. Suyuthi Pulungan, M.A., sejarah memiliki kedudukan yang kokoh sebagai sains sosial jika memenuhi kaidah penyelidikan yang jujur.

Sejarah bukan sekadar kumpulan angka tahun yang harus dihafal di luar kepala, melainkan sebuah metode kritis untuk menguji keabsahan informasi masa lalu demi memahami realitas masa kini.

Dalam menyusun atau mempelajari rekonstruksi masa lalu, bias informasi sering kali terjadi akibat minimnya sumber primer. Oleh karena itu, kembali pada esensi kata Yunani historia—yang berarti penyelidikan atau penelitian mendalam—adalah kunci utama untuk memisahkan antara fakta empiris yang terbukti dan klaim sepihak tanpa bukti yang valid.

Memahami bahwa sejarah berakar dari kata historia mengajarkan kita untuk selalu bersikap skeptis yang sehat, melakukan verifikasi data, dan menyusun kronologi secara logis sebelum menarik kesimpulan atas suatu peristiwa besar.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow