DPR Soroti Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang PTN
Panitia Kerja Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR pada Rabu, 24 Juni 2026, untuk membahas puluhan ribu calon mahasiswa baru yang tidak mendaftar ulang di perguruan tinggi negeri (PTN).
Data yang dihimpun dilansir dari Detikcom menunjukkan adanya tren tahunan sekitar 10 persen calon mahasiswa yang lolos seleksi namun memutuskan untuk tidak melanjutkan proses registrasi di PTN tujuan mereka.
Mantan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Prof Nizam, menjelaskan situasi daya tampung dan minat lulusan SMA dalam pemaparannya di hadapan anggota dewan.
"Sementara yang masuk ke PTN itu hanya 568 ribu. Secara data begitu ya, kira-kira ada 3,1 juta lulusan SMA yang belum tertampung di perguruan tinggi negeri," jelas Nizam.
Nizam menambahkan bahwa fenomena tidak mendaftar ulang ini bukan merupakan hal baru melainkan pola yang sudah terjadi sejak lama.
"Kita lihat dari data tadi itu adalah yang tidak mendaftar ulang yang jumlahnya cukup besar, tahun ini sekitar 60.000 lebih ya. Bahkan di media sekarang sedang menjadi headline. Tapi itu sebetulnya setiap tahun sejak tahun 90-an ketika saya masih menjadi dosen muda, menjadi panitia itu ya sekitar 10% itu yang tidak mendaftar ulang," jelas Nizam.
Faktor perpindahan ke perguruan tinggi kedinasan menjadi salah satu alasan utama calon mahasiswa melepas kursi PTN mereka.
"Jadi biasanya anak-anak yang diterima di kedinasan karena mendapat beasiswa, mendapatkan segala macam fasilitas jika mereka pindah meskipun diterima di UI di fakultas mentereng seperti ekonomi, kedokteran pun pindah ke sekolah kedinasan," tutur Nizam.
Nizam juga mengklarifikasi mengenai isu adanya 100 ribuan calon mahasiswa yang tidak mendaftar ulang pada seleksi tahun 2026 akibat potensi penghitungan ganda.
"Angka tersebut karena peserta bisa terdaftar di 3 jalur. Jadi double counting. Kalau berdasar nama peserta sekitar 60 ribu," kata Nizam.
Ketua Panitia SNPMB 2026, Eduart Wolok, memberikan rincian data resmi mengenai angka pendaftaran ulang dari akumulasi jalur seleksi pada tahun sebelumnya.
"60 ribuan itu (10% dari DT Total awal) yang tidak daftar ulang semua jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) di SNPMB 2025," kata Eduart.
Mengenai data final untuk tahun 2026, pihak panitia masih melakukan proses rekapitulasi karena beberapa jalur seleksi masih berjalan.
"Saat ini kan masih proses ya di (jalur) mandiri, jadi kita belum ini (hitung). Nanti kalau sudah ada data resminya kita akan tulis," tutur Eduart.
Faktor biaya seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya mobilitas ke luar pulau, serta keinginan mengejar program studi impian lewat jalur Mandiri menjadi alasan lain di balik keputusan para calon mahasiswa tersebut.
| Jalur Seleksi | Daya Tampung | Diterima | Daftar Ulang |
|---|---|---|---|
| SNBP | 181.425 | 173.028 | 159.926 |
| SNBT | 260.319 | 253.421 | 218.918 |
| Seleksi Mandiri | 186.213 | 249.233 | 188.982 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow