Dinas Pendidikan Jabar Luncurkan MPLS Pancawaluya 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkenalkan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bernama MPLS Pancawaluya 2026. Agenda ini ditujukan bagi seluruh murid baru pada jenjang SMA dan SMK.

Dinas Pendidikan Jawa Barat menyatakan bahwa MPLS Pancawaluya bukan sekadar masa pengenalan lingkungan sekolah biasa. Momentum ini dirancang sebagai langkah awal dalam pembentukan karakter para siswa.

Seperti dikutip dari Detikcom melalui unggahan Instagram Disdik Jabar pada Kamis, 9 Juli 2026, kegiatan ini dijadwalkan mulai pada Senin, 13 Juli 2026. Pelaksanaannya akan berlangsung selama lima hari pada awal tahun ajaran baru.

Program ini memiliki sasaran utama untuk mengenali potensi diri dari setiap murid baru. Selain itu, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan teman, guru, tenaga kependidikan, kurikulum, serta lingkungan sekolah.

Dalam penerapannya, terdapat beberapa prinsip yang wajib dipenuhi. Prinsip tersebut meliputi Gapura Pancawaluya, edukatif, inklusif, efektif dan efisien, partisipatif, fleksibel, serta memberikan rasa aman dan nyaman.

Metode dan Pendekatan Kegiatan

Metode pelaksanaan dibagi menjadi empat pilar utama. Pertama adalah aktivitas di dalam kelas yang menekankan pembelajaran awal menyenangkan dengan penguatan nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.

Kedua, pengembangan budaya sekolah lewat tradisi positif seperti simulasi senyum, salam, sapa, Jumat bersih, aksi sosial, serta pengisian jurnal karakter harian yang diakhiri Ikrar Pelajar Pancawaluya.

Ketiga, interaksi dengan masyarakat untuk membangun kepedulian sosial dan ekologis melalui eksplorasi lingkungan. Ada pula kelas inspirasi yang menghadirkan alumni atau tokoh inspiratif.

Keempat, kolaborasi bersama TNI/Polri serta instansi terkait. Kerja sama ini ditujukan untuk penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, latihan disiplin, PBB, tanggap bencana, evakuasi, hingga P3K dasar.

Materi Utama MPLS Pancawaluya

Terdapat sejumlah materi esensial yang akan diberikan kepada siswa baru. Materi pertama berkaitan dengan lima nilai karakter utama pelajar Jawa Barat, yaitu:

Cageur: Sehat secara fisik dan mental serta mampu mengelola diri dengan baik.

Bageur: Memiliki sikap terpuji, peduli, dan senantiasa menghargai sesama.

Bener: Menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, berpikir kritis, dan bertanggung jawab.

Pinter: Cerdas, komunikatif, adaptif, serta siap melakukan kolaborasi.

Singer: Kreatif, tangkas, berani mencoba hal baru, dan mau berkontribusi.

Materi berikutnya mencakup Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara agar generasi muda menghargai perbedaan. Selanjutnya adalah Deep Learning yang mendorong pembelajaran bermakna melalui meaningful, mindful, dan joyful learning.

Siswa juga dibekali materi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan istirahat cukup.

Materi krusial lainnya meliputi Pendidikan Anti-Korupsi, Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (P4GN), Tata Tertib Lalu Lintas, Kecakapan Literasi Digital, materi Anti Bullying, dan Pendidikan Ekologi.

Pada tahap akhir, sekolah akan menyelenggarakan Asesmen MPLS Pancawaluya. Evaluasi ini berfungsi untuk memetakan karakter dan kebutuhan murid agar proses belajar ke depan berjalan tepat sasaran.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed